Representasi Budaya Galungan dalam Ilustrasi Karakter: Analisis Bentuk dan Warna

Penulis

  • I Gusti Ayu Agung Aristi Putri Universitas Primakara
  • Ni Putu Elvian Andreani Universitas Bina Nusantara image/svg+xml
  • I Nyoman Larry Julianto Institut Seni Indonesia Denpasar image/svg+xml

DOI:

https://doi.org/10.55732/c3q6ck50

Kata Kunci:

Galungan, Karakter, Ilustrasi, Psikologis, Dimensi

Abstrak

Hari Raya Galungan, perayaan umat Hindu setiap enam bulan sekali, melambangkan kemenangan Dharma atas Adharma. Meskipun telah lama diabadikan dalam seni dan budaya Bali, karakter visual dalam ilustrasi masih terbatas. Ilustrator, Anak Agung Gede Alit Citra Bayu, merepresentasikan karakter mitologi dan religius Galungan melalui ilustrasi. Penelitian terkait representasi nilai-nilai religius dan budaya Galungan dalam ilustrasi modern masih minim. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakter dalam ilustrasi "Galungan" pada media Instagram yang dipublikasikan pada akun @gungdekarart dengan fokus pada bentuk dan warna. Instagram dipilih sebagai media penelitian karena merupakan platform utama tempat ilustrator mempublikasikan dan mendistribusikan karya "Galungan" secara aktif kepada khalayak luas, sehingga menjadi sumber data visual yang representatif dan mudah diakses untuk keperluan analisis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis visual berbasis teori elemen visual Rudolf Arnheim, yang menekankan pada prinsip persepsi visual seperti bentuk dan warna untuk membaca makna di balik distorsi dan deformasi bentuk tradisional pada karya. Data primer diperoleh melalui observasi terhadap ketiga seri ilustrasi dan wawancara dengan Anak Agung Gede Alit Citra Bayu selaku ilustrator, sedangkan data sekunder diperoleh dari buku, jurnal, dan sumber pustaka terkait ikonografi Bali dan teori desain visual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga seri ilustrasi "Galungan" menampilkan distorsi dan deformasi bentuk tradisi Bali menjadi bentuk imajinatif, dengan karakteristik yang berbeda pada tiap seri: seri 1 menekankan pada objek-objek pada penyajan Galungan, seri 2 pada penampahan Galungan dan seri 3 pada puncak hari raya Galungan. Ketiga seri secara konsisten mengadopsi warna kertas lawas (sephia/kecokelatan) sebagai latar belakang, dipadukan dengan garis luar berwarna kontras untuk memunculkan kesan klasik sekaligus menegaskan siluet karakter. Penelitian ini berkontribusi terhadap kajian Desain Komunikasi Visual (DKV), khususnya dalam mendokumentasikan dan menganalisis strategi visualisasi budaya religius Bali ke dalam bentuk ilustrasi kontemporer, serta memberikan referensi akademik bagi ilustrator maupun akademisi dalam mengembangkan karakter visual berbasis kearifan lokal.

Biografi Penulis

  • I Gusti Ayu Agung Aristi Putri, Universitas Primakara

    Program Studi Desain Komunikasi Visual, Fakultas Teknologi Informasi dan Desain

  • Ni Putu Elvian Andreani, Universitas Bina Nusantara

    Prodi Desain Komunikasi Visual, Fakultas School of Design (SOD)

  • I Nyoman Larry Julianto, Institut Seni Indonesia Denpasar

    Prodi Desain, Magister Desain

6

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-31