Analisis Postur Kerja Karyawan Bagian Pelayanan dan Display PT MAS Menggunakan Metode RULA dan ROSA
DOI:
https://doi.org/10.55732/2wy1qy27Keywords:
Ergonomi, Musculoskeletal Disorders, Postur Kerja, ROSA, RULAAbstract
Aktivitas kerja pada sektor ritel perhiasan menuntut ketelitian tinggi, postur statis, serta gerakan berulang yang berpotensi menimbulkan gangguan muskuloskeletal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat risiko ergonomi postur kerja karyawan bagian pelayanan dan display di PT Macan Arauna Semesta (MAS) menggunakan metode Rapid Upper Limb Assessment (RULA) dan Rapid Office Strain Assessment (ROSA). Penelitian dilakukan melalui observasi langsung, dokumentasi postur kerja, serta pengisian kuesioner Nordic Body Map (NBM) pada karyawan yang terlibat dalam aktivitas pelayanan, pemeriksaan perhiasan, penataan display, dan pekerjaan administrasi berbasis workstation. Hasil analisis NBM menunjukkan keluhan muskuloskeletal dominan pada leher, punggung, pinggang, dan lengan atas. Penilaian menggunakan metode RULA menghasilkan skor akhir sebesar 5 yang termasuk dalam kategori risiko sedang dan memerlukan tindakan perbaikan dalam jangka pendek. Sementara itu, hasil penilaian metode ROSA menunjukkan skor akhir sebesar 9 yang mengindikasikan tingkat risiko ergonomi tinggi dan memerlukan tindakan perbaikan segera pada workstation. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa postur kerja karyawan bagian pelayanan dan display PT MAS memiliki risiko ergonomi yang signifikan sehingga diperlukan perbaikan fasilitas kerja dan penyesuaian postur kerja untuk meningkatkan kenyamanan, kesehatan, dan produktivitas karyawan.




