Strategi Peningkatan Proses Produksi Filter Oli Menggunakan Pendekatan Lean Manufacturing Melalui Evaluasi WAM dan VALSAT
DOI:
https://doi.org/10.55732/bh1mtz97Keywords:
Lean Manufacturing, Waste Assessment Model, VALSATAbstract
Penelitian ini difokuskan pada proses produksi filter oli di CV Widara Teknik dengan tujuan mengidentifikasi dan mengurangi pemborosan menggunakan pendekatan Lean Manufacturing melalui metode Waste Assessment Model (WAM) dan Value Stream Analysis Tools (VALSAT). Data diperoleh melalui observasi langsung di lantai produksi serta pengisian kuesioner oleh operator guna mengidentifikasi aktivitas tidak bernilai tambah dan jenis waste yang paling dominan. Hasil analisis WAM menunjukkan bahwa pemborosan tertinggi adalah Motion sebesar 20,81%, diikuti Defect sebesar 20,44%, dan Waiting sebesar 18,17%. Analisis lebih lanjut menggunakan VALSAT dilakukan dengan memilih tiga alat, yaitu Process Activity Mapping (PAM), Supply Chain Response Matrix (SCRM), dan Quality Filter Mapping (QFM). PAM mencatat total waktu aktivitas produksi sebesar 3.073,23 menit, SCRM menunjukkan waktu respons produksi selama 7,39 hari, dan QFM mendeteksi 212 unit cacat selama bulan April dan Mei 2025. Usulan perbaikan disusun dengan pendekatan Kaizen berbasis 5S dan Five M Checklist. Hasil perancangan Future Value Stream Mapping (FVSM) menunjukkan peningkatan efisiensi proses secara signifikan melalui penurunan lead time serta perbaikan alur kerja produksi secara menyeluruh.




