Perancangan Biblioterapi Sastra Grafis sebagai Media Relaksasi Emosi Berbasis Budaya Jawa
DOI:
https://doi.org/10.55732/gbrj8y40Kata Kunci:
ilustrasi, grafis, visual, biblioterapi, terapeutikAbstrak
Penelitian ini merancang dan mengevaluasi biblioterapi berbasis sastra grafis sebagai media desain visual untuk mendukung relaksasi emosi pada individu dengan kecenderungan kepribadian ambang. Studi ini memadukan ilustrasi, tipografi, tata letak naratif, dan unsur sastra lisan budaya lokal sebagai sistem komunikasi terapeutik. Metode Design Thinking dengan pendekatan mixed method digunakan untuk mengembangkan dan menguji prototipe, melalui data kualitatif (wawancara, observasi, analisis tematik) serta data kuantitatif menggunakan instrumen IERQ-4S. Visual biblioterapi mengintegrasikan tokoh Bima Suci, tembang macapat, pepatah, paribasan, dan gending gamelan sebagai elemen multimodal reflektif. Evaluasi melalui validasi ahli menunjukkan kelayakan struktur visual dan narasi grafis secara konseptual serta kultural. Sementara itu, uji coba pengguna menunjukkan indikasi awal potensi dukungan terhadap regulasi emosi pada sebagian responden, dengan kecenderungan penurunan skor IERQ-4S secara umum sebesar 26%, meskipun dinamika perubahan skor tersebut belum konsisten di antara seluruh subjek
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmu Komputer dan Desain Komunikasi Visual

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




