Strategi Editing Kreatif Berbasis The Rule of Six Walter Murch pada Konten Berita Viral Parungpanjang pada Instagram Reels @Pojok_Bogor

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.55732/yypz9s09

Kata Kunci:

Konten Viral, Instagram, Editing Kreatif, Instagram Reels, Jurnalisme Digital, The Rule of Six, Viralitas

Abstrak

Era Attention Economy menuntut media berita menjaga integritas jurnalistik sekaligus beradaptasi dengan budaya visual media sosial yang serba cepat. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan teknik editing kreatif dalam konten berita viral Parungpanjang pada akun Instagram @pojok_bogor menggunakan kerangka “The Rule of Six” Walter Murch, yang memprioritaskan enam elemen penyuntingan: emotion, story, rhythm, eye-trace, screen direction, dan three-dimensional space. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi konten dan wawancara mendalam dengan key informant, informan, dan sumber triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi editing @pojok_bogor secara konsisten mengadopsi hierarki prioritas Murch, dengan Emotion dan Story ditempatkan sebagai prioritas tertinggi, sering kali mengesampingkan kontinuitas teknis seperti Screen Direction dan Three-Dimensional Space. Teknik-teknik spesifik seperti beat-sync, desain teks yang ramah penonton tanpa suara (silent-viewing text design) untuk memandu eye-trace, serta manipulasi color grading digunakan secara strategis untuk menerjemahkan arahan emosional dan targeted mood ke dalam produk visual. Studi ini juga mengidentifikasi bahwa kualitas materi mentah dari User Generated Content (UGC) dan tekanan tenggat waktu menjadi kendala utama yang diatasi melalui kompromi teknis demi mempertahankan dampak naratif. Kesimpulannya, teknik editing kreatif di @pojok_bogor berfungsi bukan hanya sebagai estetika, melainkan sebagai instrumen strategis untuk membangun keterlibatan audiens dan memvalidasi relevansi media lokal di ranah desain komunikasi visual digital.

Biografi Penulis

  • Febrian Widi Purnama, Institut Pertanian Bogor

    Program Studi Komunikasi Digital dan Media, Sekolah Vokasi

  • David Rizar Nugroho, Universitas Pakuan

    Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya

  • Ika Yuliasari, Universitas Jayabaya

    Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Komunikasi

5

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-31