Analisis Usability Game Timpy Doctor for Kids: Penerapan Metode Heuristik untuk Anak Usia 2 – 4 Tahun dalam Desain Antarmuka

Penulis

  • Endah Riana Endarini STMIK AMIKBANDUNG
  • Muhammad Fauzi Alexander Chaniago STMIK AMIKBANDUNG

DOI:

https://doi.org/10.55732/08pywr21

Kata Kunci:

Analisis Antarmuka, The Golden Rules of User Interface Design, Heuristik Anak, Game Edukasi Digital, Timpy Doctor for Kids

Abstrak

Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan dan keterkaitan antara prinsip heuristik anak usia 2 – 4 tahun dan The Golden Rules of User Interface Design dalam desain antarmuka game Timpy Doctor Games for Kids, dengan fokus pada evaluasi navigasi, kejelasan ikon, instruksi visual, dan interaksi tombol. Penulisan menggunakan pendekatan heuristic evaluation dan usability testing terhadap lima anak usia 2 – 4 tahun melalui observasi langsung, perekaman video, dan catatan lapangan. Penilaian dilakukan menggunakan instrumen 79 aksi permainan, 7 indikator, dan skoring 1-5 serta dianalisis secara deskriptif melalui perhitungan nilai rata-rata. Ruang lingkup penulisan dibatasi pada satu sub-game, yaitu scaling gigi. Hasil penulisan menunjukkan bahwa kedua prinsip desain diterapkan secara konsisten, terlihat dari rata-rata keberhasilan interaksi sebesar 4,94 dan tingkat usability 4,57. Anak mampu mengenali ikon, memahami instruksi berbasis animasi, dan menyelesaikan sebagian besar aksi permainan. Namun ditemukan beberapa permasalahan, terutama pada tugas yang membutuhkan koordinasi motorik halus lebih kompleks, seperti menyambung garis tepian (2/5), meneteskan obat (4/5), dan pengelompokan warna (4/5), serta inkonsistensi instruksi antar-tugas. Kebaruan penulisan terletak pada penggabungan dua kerangka evaluasi; heuristik anak dan The Golden Rules of User Interface Design dalam menganalisis UI game edukasi anak usia dini, serta penerapannya pada game Timpy Doctor Games for Kids yang belum pernah dikaji sebelumnya. Temuan ini memberikan implikasi praktis bagi pengembang game dan penulis UX anak dalam merancang instruksi yang lebih jelas, konsisten, dan sesuai perkembangan kognitif-motorik anak. Penulisan lanjutan dapat diarahkan pada perluasan jumlah partisipan, pengujian versi game baru, dan integrasi teori UX lain untuk analisis yang lebih mendalam.

Biografi Penulis

  • Endah Riana Endarini, STMIK AMIKBANDUNG

    Program Studi Desain Komunikasi Visual

  • Muhammad Fauzi Alexander Chaniago, STMIK AMIKBANDUNG

    Program Studi Desain Komunikasi Visual

143 - 166

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-23