Penerapan Teori Emotional Design pada Karya Mahasiswa dalam Mata Kuliah Psikologi Desain: Analisis Estetika, Fungsi, dan Pengalaman Pengguna
DOI:
https://doi.org/10.55732/ydsbgv32Kata Kunci:
Emotional Design, Psikologi Desain, Pengalaman Pengguna, Desain MahasiswaAbstrak
Dalam mata kuliah Psikologi Desain, penerapan teori Emotional Design Don Norman oleh mahasiswa sering kali dipahami terbatas pada aspek visual (visceral), sementara tahap behavioral dan reflective belum tergarap secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Emotional Design dalam karya mahasiswa lintas disiplin serta mengidentifikasi tantangan yang muncul dalam konteks pembelajaran kolaboratif. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, berdasarkan observasi dan analisis karya dari tiga kelompok mahasiswa mata kuliah Psikologi Desain di Sekolah Tinggi Desain Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karya mahasiswa cenderung didominasi oleh aspek visceral dan behavioral, sementara tahap reflective muncul secara terbatas dan bersifat simbolik, serta dipengaruhi oleh latar belakang disiplin dan dinamika kerja kelompok. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini mengusulkan sebuah model pedagogis berbasis sprint yang mengintegrasikan tahapan visceral, behavioral, dan reflective secara bertahap dalam satu siklus semester. Model ini dirancang untuk menyediakan ruang refleksi yang lebih terstruktur guna mendukung pengembangan makna emosional kolektif dalam pembelajaran Emotional Design lintas disiplin.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmu Komputer dan Desain Komunikasi Visual

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




