Analisis Dampak Penggunaan QRIS Terhadap Omzet Penjualan UMKM Kuliner di Kota Pekalongan

An Analysis of the Impact of QRIS Implementation on the MSMEs of Culinary in Pekalongan City

Penulis

  • Candrika Widya Lestari Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan
  • Risma Kamila Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan image/svg+xml
  • Versiandika Yudha Pratama Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan image/svg+xml

DOI:

https://doi.org/10.55732/

Kata Kunci:

QRIS, UMKM, Pembayaran Digital, Omzet, Kuliner

Abstrak

Perkembangan teknologi digital mendorong perubahan signifikan dalam sistem pembayaran di Indonesia, salah satunya melalui penerapan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan QRIS terhadap omzet penjualan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sektor kuliner di Kota Pekalongan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi lapangan. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap tujuh pelaku usaha kuliner yang telah menggunakan QRIS secara aktif. Adapun teknik analisa data menggunakan metode reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan QRIS belum berdampak langsung terhadap peningkatan omzet penjualan. Namun, QRIS memberikan manfaat nyata dalam hal efisiensi transaksi, keamanan, dan kerapian pencatatan keuangan. Secara keseluruhan, QRIS membantu pelaku usaha beradaptasi dengan perubahan perilaku konsumen menuju transaksi digital, meningkatkan profesionalisme usaha, dan mendukung pengelolaan keuangan yang lebih tertib pada UMKM kuliner di Kota Pekalongan.

Referensi

Alifia, N., Permana, E., & Harnovinsah, H. (2024). Analisis Penggunaan QRIS Terhadap Peningkatan Pendapatan UMKM. Jurnal Riset Pendidikan Ekonomi, 9(1), 102–115.

Assyifa, M., Ahmad, G. N., Noviarini, D. (2025). Pengaruh Literasi Keuangan Digital, Keamanan, Kemudahan, dan Kegunaan Sistem Pembayaran QRIS Terhadap Pendapatan UMKM di Lamongan. Jurnal Ekonomi dan Manajemen, 2(2), 4696–4707.

Badan Pusat Statistik. (2024). Penyampaian hasil penghitungan data makro ekonomi UMKM. BPS. Diakses pada 27 Oktober 2025, dari

https://www.bps.go.id/id/news/2024/04/04/560/penyampaian-hasil-penghitungan-data-makro-ekonomi-umkm.html

Bank Indonesia. (2025). QRIS Jelajah Indonesia 2025: Jumlah merchant 39,3 juta, 93,16% UMKM. Bank Indonesia. Diakses pada 27 Oktober 2025, dari

https://www.bi.go.id/id/publikasi/ruang-media/news-release/Pages/sp_2717025.aspx

Hutagalung, R. A., Nainggolan, P., & Panjaitan, P. D. (2021). Analisis perbandingan keberhasilan UMKM sebelum dan saat menggunakan Quick Response Indonesia Standard (QRIS) di Kota Pematangsiantar. Jurnal Ekuilnomi, 3(2), 94–103.

Kamilah, L. K., Haryati, D., Arlita, W., Noviansyah, R. R., & Kustina, L. (2024). Pengaruh kemudahan penggunaan, manfaat, dan risiko terhadap penggunaan QRIS untuk transaksi pembayaran pada UMKM. GLOBAL: Jurnal Lentera BITEP, 2(1), 16–21.

Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia. (2023). Kontribusi UMKM terhadap PDB Indonesia 61%. MPR RI. Diakses pada 27 Oktober 2025, dari

https://www.mpr.go.id/berita/Hubungan-yang-Kuat-antara-Sektor-Industri-dan-UMKM-Harus-segera-Diwujudkan

Lela, A., Kusmayati, N. Kartika, Kurniawati, Y., & Wulansari, D. (2023). Dampak sistem pembayaran QRIS terhadap omset penjualan UMKM di Surabaya. RISK: Jurnal Riset Bisnis dan Ekonomi, 4(2), 148–155.

Maulana, J. S., & Subroto, W. T. (2025). Peran QRIS terhadap pendapatan UMKM di era digital: Studi SWK Ketintang Surabaya. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 4(1), 4044–4055.

Mustagfiroh, L., & Supriyadi, A. (2024). Efektivitas penggunaan QRIS sebagai media pembayaran dalam meningkatkan perkembangan UMKM di Jepara. JEBISKU: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Kudus, 2(2), 204–218.

Muslimawati, M. (2024). Analisis penggunaan aplikasi QRIS sebagai alat pembayaran non tunai untuk mempermudah transaksi bagi pelaku usaha UMKM di Kecamatan Abepura, Kota Jayapura. Lajumen: Lajagoe Journal Management and Business, 2(1), 185–196.

Parasuraman, A. (2000). Technology Readiness Index (TRI): A Multiple-Item Scale to Measure Readiness to Embrace New Technologies. Journal of Service Research, 2(4), 307–320.

Putri, I. D., Fauzita, K. A., Nursianda, A., Aulianti, F., Rais, E. H., Sibarani, N. K., Wijaya, R., & Rozak, A. (2024). Dampak alat pembayaran QRIS terhadap omzet penjualan pedagang kuliner Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Universitas Pendidikan Indonesia. Trending: Jurnal Ekonomi, Akuntansi dan Manajemen, 2(3), 01–16.

Risal, R., Hala, Y., Yunus, R., & Tamsil, T. (2024). Efektivitas penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) untuk meningkatkan omzet penjualan pada UMKM kuliner di Kota Makassar. Al-Buhuts e-Journal, 20(2), 555–564.

Rogers, E. M. (2003). Diffusion of Innovations (5th ed.). New York: Free Press.

Sinaga, A. P., Jannah, M., Raafigustina, T. A., Sitompul, S., & Lusa, S. (2025). Efektifitas penggunaan mobile payment QRIS dalam meningkatkan penjualan UMKM di bidang kuliner (Studi UMKM Suryakencana Bogor). Indonesian Impression Journal (JII), 4(9), 3334–3341.

Sriekaningsih, A. (2020). QRIS dan era baru transaksi pembayaran 4.0. Yogyakarta: ANDI.

Venkatesh, V., Morris, M. G., Davis, G. B., & Davis, F. D. (2003). User Acceptance of Information Technology: Toward a Unified View. MIS Quarterly, 27(3), 425–478.

Diterbitkan

2026-05-31

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

Analisis Dampak Penggunaan QRIS Terhadap Omzet Penjualan UMKM Kuliner di Kota Pekalongan: An Analysis of the Impact of QRIS Implementation on the MSMEs of Culinary in Pekalongan City. (2026). TALI JAGAD JOURNAL, 4(1), 1-11. https://doi.org/10.55732/