Author Guidelines

Artikel dapat ditulis dalam bahasa Inggris atau bahasa Indonesia yang baik dan benar. Artikel dapat berupa hasil-hasil penelitian, kajian teori (state of the art), maupun analisis serta pemecahan permasalahan di industri yang relevan dengan bidang ilmu teknik kimia, yang belum pernah dipublikasikan dalam media publikasi lainnya.

Petunjuk Umum

Artikel harus ditulis pada kertas HVS ukuran A4 (210 x 297 mm). Artikel ditulis tanpa nomor halaman dan disusun dengan urut-urutan topik bahasan: Pendahuluan, Metode Penelitian (atau Pengembangan Model), Hasil dan Diskusi, Kesimpulan, Ucapan Terima Kasih (kalau ada), Daftar Notasi (jika ada) dan Daftar Pustaka. Abstrak dan Judul ditulis dalam 2 (dua) bahasa yaitu bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.

Petunjuk Penulisan

Penulis dapat juga mengunduh template dari Greenomika. Artikel diawali dengan judul artikel dengan font 16 pt bold format UPPER CASE. Nama penulis ditulis di bawah judul dengan format Title Case font 12 pt bold. Nama penulis ditulis lengkap tanpa gelar akademik. Apostrop ditulis di belakang nama penulis dengan format superscript. Nama lembaga (institusi asal, alamat, nomor telepon, nomor faksimil dan e-mail) ditulis di bawah nama penulis dengan huruf Times New Roman dengan format Title Case, 10 pt. Jika penulis lebih dari satu, hendaknya ditulis email untuk penulis korespondensi (corresponding author). Judul artikel, nama penulis dan nama lembaga ditulis rata tengah. Jarak antara judul dengan nama penulis adalah 2 spasi (10 pt) dan jarak antara nama penulis dengan nama lembaga adalah 1 spasi (10 pt)

Judul abstrak ditulis dengan huruf regular rata tengah dengan format 10 pt bold. Jarak antara judul abstrak dengan nama lembaga adalah 2 spasi (10 pt). Jarak antara teks abstrak dengan judul abstrak adalah 1 spasi (10 pt). Abstrak ditulis dengan huruf miring (Italic) sepanjang 150-200 kata, dengan margin kiri 35 mm dan margin kanan 30 mm. Abstrak ditulis dengan format satu kolom. Kata kunci ditulis di bawah teks abstrak, disusun urut abjad dan dipisahkan oleh tanda titik koma. Judul kata kunci ditulis dengan format regular dengan font 10 pt bold sedangkan kata kuncinya ditulis dengan huruf miring (italic).

Abstrak ditulis dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Jika artikel dalam bahasa Indonesia, maka pada abstrak bahasa Inggris dituliskan judul dalam bahasa Inggris. Jika artikel dalam bahasa Inggris, maka pada abstrak bahasa Indonesia dituliskan judul dalam bahasa Indonesia. Judul dalam abstrak ditulis sebelum isi abstrak dengan format SENTECE CASE Bold.

Isi artikel ditulis dengan format margin kiri 25 mm, margin kanan 20 mm, margin bawah 20 mm dan margin atas 30 mm. Jarak header dari tepi kertas adalah 20 mm, dan jarak footer dari tepi kertas (edge) adalah 13 mm. Artikel diketik dalam program MS Word dengan jenis huruf Times New Roman dengan font 12 pt, 2 spasi dan dalam format satu kolom. Setiap artikel terdiri atas maksimum 20 halaman (termasuk gambar dan tabel) dan ditulis justified. Penulisan paragraf di tepi kiri baris dengan jarak peralihan paragraf baru 12 pt (awal paragraf tidak menjorok ke dalam).

Sub judul ditulis dengan huruf tebal dengan format UPPER CASE dan disusun rata kiri tanpa nomor dan garis bawah. Sub sub judul ditulis dengan huruf tebal dengan format Title Case dan disusun rata kiri tanpa nomor dan garis bawah. Sub sub sub judul ditulis dengan huruf tebal dengan format Sentence case dan disusun rata kiri tanpa nomor dan garis bawah.

Gambar dan Tabel diletakkan di dalam kelompok teks dan diberi keterangan. Gambar dan tabel diikuti dengan judul gambar yang diletakkan di bawah gambar yang bersangkutan dan judul tabel yang diletakkan di atas tabel yang bersangkutan. Judul gambar dan judul tabel diberi nomor urut. Gambar dijamin dapat tercetak dengan jelas walaupun diperkecil sampai 50%. Gambar atau diagram/skema sebaiknya diletakkan di antara kelompok teks. Gambar tidak dibingkai. Untuk gambar atau grafik yang berwarna, mohon dikirimkan sebanyak 300 lembar jika ingin dicetak berwarna. Tabel yang ditampilkan tanpa garis vertikal, sedangkan garis horisontal hanya ditampilkan 3 garis horisontal utama yaitu 2 garis horisontal untuk item judul kolom dan garis penutup dari baris paling bawah.

 Persamaan ditulis rata tengah dan diberi nomor yang ditulis di dalam kurung. Nomor tersebut ditempatkan di akhir margin kanan dari kolomnya.

Daftar Notasi ditulis berdasarkan urutan abjad. Notasi huruf latin ditulis terlebih dahulu, baru diikuti dengan huruf arab.

Sistem penulisan kutipan/cuplikan suatu naskah atau literatur menggunakan sistem APA Style. Sumber pustaka dituliskan di dalam uraian hanya terdiri dari nama penulis dan tahun penerbitannya. Contoh: Teknik sampling merupakan cara menentukan sampel yang jumlahnya sesuai dengan ukuran sampel yang akan dijadikan sumber data sebenarnya, dengan memperhatikan sifat dan penyebaran dari populasi untuk mendapatkan sampel yang representatif (Hardani, 2020). Menurut Sanyono (2020), ………dst.

 

Daftar Pustaka disusun menurut abjad tanpa penomoran dan jarak antara daftar pustaka adalah 1 spasi (10 pt). Aturan penulisan yang digunakan menggunakan APA (American Psychological Association) dan menggunakan Mendeley.  

Artikel/bab dalam buku antologi

Albrecth, M.C. 1970. Arts as an institution. Dalam Albrecth, M.C., Barnett, J.M. & Griff, M. (eds), The sociology of art and literature; A reader, (hlm.1—26). New York: Preager.

 

Buku terjemahan

Berger, P.L. & Luckmann, T. (1990). Tafsir sosial atas kenyataan. (Basri, H., penerjemah). Jakarta: LP3ES.

 

Skripsi, thesis/disertasi

Firman, Y. (1992). Bagurau: Analisis struktur. (Skripsi). Universitas Andalas.

Moore, L. (1985). Songs of the pakpak of North Sumatra. (Thesis Ph.D.), Monash University, Melbourne.

 

Buku 

Hardjana, A. (1994). Kritik sastra: Sebuah pengantar. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

  

Artikel jurnal

Lindsay, J. (1995). Cultural policy and the performing arts in Southeast Asia. Bijdragen tot de Taal-, Land-en Volkenkunde 151 (4), 656—671.

 

Artikel dalam prosiding

Sungkowati, Y. (2010). Persoalan lingkungan hidup dan urbanisasi dalam beberapa cerpen Indonesia. Prosiding Konferensi Internasional Kesusasteraan XXI HISKI  Sastra dan Budaya Urban dalam Kajian Lintas Media, 78-90. Surabaya: Airlangga University Press.

 

Sumber internet

Shackelford, W. (2000). The six stages of cultural competence. In Diversity central: Learning. Retrieved April 16, 2000, from http://www.diversityhotwire.com/learning/cultural_insights.html