Peningkatan Pemahaman Konsep Gaya Magnet Melalui Percobaan Sederhana pada Siswa Kelas IV SDN Ketegan

Penulis

  • Siti Khodijatul Maslikhah Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo image/svg+xml
  • Fakhrur Rozy Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo image/svg+xml
  • Linda Rizqi Budiyanti Sekolah Dasar Negeri Ketegan, Tanggulangin Sidoarjo

DOI:

https://doi.org/10.55732/b8zj5q72

Kata Kunci:

Percobaan Sederhana, Gaya Magnet, Pemahaman Konsep, Pembelajaran IPA, Penelitian Tindakan Kelas

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep gaya magnet pada siswa kelas IV SDN Ketegan melalui penerapan percobaan sederhana dalam pembelajaran IPA. Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 17 siswa kelas IV, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman konsep siswa dari siklus I ke siklus II, ditandai dengan kenaikan nilai rata-rata dan persentase ketuntasan belajar. Kebaruan penelitian ini terletak pada pemanfaatan percobaan sederhana yang mudah, ekonomis, dan kontekstual untuk mengonkretkan konsep gaya magnet. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa percobaan sederhana dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran efektif bagi guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran IPA di sekolah dasar.

This study aims to improve the understanding of the concept of magnetic force in fourth-grade students of Ketegan Elementary School through the implementation of simple experiments in science learning. The study used a Classroom Action Research (CAR) approach which was implemented in two cycles, including the planning stage, action implementation, observation, and reflection. The subjects of the study were 17 fourth-grade students, with data collection techniques in the form of observation, learning outcome tests, and documentation. The results of the study showed an increase in students' conceptual understanding from cycle I to cycle II, marked by an increase in average scores and percentage of learning completion. The novelty of this study lies in the use of simple experiments that are easy, economical, and contextual to concretize the concept of magnetic force. The implications of this study indicate that simple experiments can be an alternative effective learning strategy for teachers in improving the quality of science learning in elementary schools.

Referensi

Abidah, A., Aklima, L., & Razak, R. (2022). Inovasi pembelajaran IPA pada era pendidikan digital di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 7(2), 101–112.

Amin, A., & Mustaqim, M. (2021). Pembelajaran berbasis pengalaman untuk meningkatkan literasi sains siswa sekolah dasar. Jurnal Sains dan Pendidikan, 5(1), 33–41.

Aprily, N. (2020). Integrasi nilai karakter dalam pembelajaran sains di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Karakter, 10(1), 55–66.

Asitah, N., & Ismafitri, R. (2021). Implementasi pendekatan konstruktivis untuk memperkuat pemahaman konsep IPA siswa sekolah dasar. Jurnal Inovasi Pembelajaran, 3(2), 88–97.

Daga, R. (2021). Tantangan guru dalam mengajarkan konsep abstrak pada pembelajaran IPA sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 9(2), 120–130.

Firdaus, F., Ananda, R., & Putri, H. (2022). Pelaksanaan penelitian tindakan kelas dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Jurnal Penelitian Pendidikan, 8(1), 22–33.

Halim, A. (2022). Penguatan literasi sains pada siswa jenjang sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Sains Indonesia, 5(1), 11–20.

Hamzah, H., Rahim, A., & Pratama, Y. (2023). Pengaruh strategi pembelajaran aktif terhadap motivasi belajar dan hasil belajar IPA siswa sekolah dasar. Jurnal Kajian Pembelajaran, 5(3), 200–214.

Isma, W., Nuraini, M., & Salma, A. (2023). Pemanfaatan media alternatif dalam pembelajaran IPA dengan keterbatasan fasilitas. Jurnal Pendidikan Sains Dasar, 7(1), 50–60.

Maulana, R., & Purnomo, A. (2021). Penerapan teknologi sederhana dan eksperimen dalam pembelajaran IPA. Jurnal Teknologi Pendidikan Dasar, 6(2), 90–100.

Purnomo, A., Susanto, R., & Rahman, D. (2021). Peran nilai spiritual dalam pembentukan karakter siswa melalui pembelajaran sains. Jurnal Pendidikan Karakter, 11(2), 135–146.

Safitri, N., & Adiyono, A. (2023). Efektivitas pembelajaran partisipatif dalam meningkatkan keterlibatan siswa sekolah dasar. Jurnal Psikologi dan Pendidikan, 8(2), 140–152.

Salim, M. (2023). Tantangan pembelajaran IPA yang relevan pada era pendidikan 5.0 di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 11(2), 95–108.

Sari, I. N. et al. (2021). Dosen Merdeka. Malang: UNISMA Press.

Sari, R., Putra, I., & Purnomo, B. (2021). Penerapan PTK untuk meningkatkan hasil belajar siswa di sekolah dasar. Jurnal Penelitian Guru Indonesia, 4(1), 20–28.

Sari, Y. K. P., Putra, A. S., & Purnomo, A. (2021). Research mapping of content creator: Lesson from bibliometric analysis. Proceedings of the International Conference on Industrial Engineering and Operations Management [Preprint], (39). Available at: http://ieomsociety.org/proceedings/2021monterrey/92.pdf

Sisiawan, A., Nurhadi, Y., & Saputra, A. (2020). Kreativitas guru dalam mengatasi keterbatasan media pembelajaran IPA. Jurnal Profesi Pendidikan Dasar, 4(2), 305–315.

Sisiawan, R. et al. (2020). The impact of Islamic work ethic on workplace relationships at Nahdlatul Ulama University of Surabaya. Kresna Social Science and Humanities Research, pp. 1–5. Available at: https://ksshr.kresnanusantara.co.id/index.php/ksshr/article/download/78/60

Uno, H. B., & Mohamad, N. (2012). Belajar dengan Pendekatan PAILKEM: Pembelajaran Aktif, Inovatif, Lingkungan, Kreatif, Efektif, dan Menarik. Jakarta: Pena Grafika.

Wardhani, M. K. (2020). Persepsi dan kesiapan mengajar mahasiswa guru terhadap anak berkebutuhan khusus dalam konteks sekolah inklusi. Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 10(2), 152–161. https://doi.org/10.24246/j.js.2020.v10.i2.p152-161

Wulanndari, E., Sutikyanto, & Mujiyanto. (2024). Optimalisasi praktik pengalaman lapangan dalam meningkatkan kompetensi pedagogik calon guru. Jurnal Educatio, 10(1), 98–104.

Yasin, I. (2022). Guru profesional, mutu pendidikan dan tantangan pembelajaran. Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan), 3(1), 61–66. https://doi.org/10.54371/ainj.v3i1.118

Yasin, M. (2022). Evaluasi fasilitas pembelajaran IPA dan dampaknya terhadap pemahaman konsep siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Indonesia, 8(1), 50–60.

Zulfa, L., Ni’mah, M., & Amalia, R. (2023). Kebutuhan inovasi media IPA berbasis teknologi pada pembelajaran abad 21. Jurnal Teknologi Pendidikan, 12(2), 118–130.

Zulfa, P. I., Ni’mah, M., & Amalia, N. F. (2023). Implementasi media pembelajaran berbasis teknologi IT dalam mengatasi keterbatasan pendidikan di era 5.0 pada sekolah dasar. eL Bidayah: Journal of Islamic Elementary Education, 5(1), 1–15. https://doi.org/10.33367/jiee.v5i1.3533

Unduhan

Diterbitkan

2025-10-06

Cara Mengutip

Peningkatan Pemahaman Konsep Gaya Magnet Melalui Percobaan Sederhana pada Siswa Kelas IV SDN Ketegan. (2025). Pengenalan Lapangan Persekolahan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 2(2), 107-113. https://doi.org/10.55732/b8zj5q72