Meningkatkan Kemampuan Membaca Intensif pada Siswa Kelas III SDN Ketegan melalui Cerita Bergambar pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia

Penulis

  • Eka Okta Ramadhani Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo image/svg+xml
  • Fakhrur Rozy Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo image/svg+xml
  • Lailatul Afidah Sekolah Dasar Negeri Ketegan, Tanggulangin Sidoarjo

DOI:

https://doi.org/10.55732/pyz09x25

Kata Kunci:

Cerita bergambar, Membaca intensif, Pembelajaran Bahasa Indonesia, Sekolah Dasar Negeri

Abstrak

Kemampuan membaca intensif merupakan keterampilan penting yang perlu di kuasai oleh siswa sekolah dasar. Namun, pada kenyataannya siswa kelas III SDN Ketegan masih mengalami kesulitan dalam memahami isi bacaan secara teliti dan mendalam. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan tersebut melalui pemanfaatan media cerita bergambar. Subjek penelitihan terdiri dari 16 siswa, yaitu 11 siswa laki-laki dan 5 siswa perempuan Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus yang mencakup tehap perencanaan, pelaksanaan, observasi, refleksi Hasil penelitian memperlihatkan adanya peningkatan kemampuan membaca intensif dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I, nilai rata-rata membaca intensif siswa tercatat sebesar 50, sementara KKM yang berlaku adalah 75, sehingga pencapaian pada siklus I masih belum memenuhi standar ketuntasan. Kondisi ini menjadi dasar dilakukannya tindakan perbaikan pada siklus II karena sebagian besar siswa belum mencapai ketuntasan belajar. Setelah pembelajaran diperbaiki dengan menerapkan media cerita bergambar pada siklus II, nilai rata-rata kemampuan membaca intensif meningkat menjadi 90, yang berarti telah melampaui KKM. Dengan demikian, penggunaan media cerita bergambar terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca intensif siswa kelas III SDN Ketegan.

Intensive reading ability is an important skill that needs to be mastered by elementary school students. However, in reality, third-grade students of Ketegan Elementary School still have difficulty in understanding the contents of the reading carefully and deeply. This classroom action research aims to improve this ability through the use of picture story media. The research subjects consisted of 16 students, namely 11 male students and 5 female students. The research was conducted in two cycles covering the stages of planning, implementation, observation, and reflection. The results showed an increase in intensive reading ability from cycle I to cycle II. In cycle I, the average score of students' intensive reading was recorded at 50, while the applicable Minimum Competency Criteria (KKM) was 75, so that the achievement in cycle I still did not meet the completeness standard. This condition became the basis for corrective action in cycle II because most students had not achieved learning completeness. After learning was improved by applying picture story media in cycle II, the average score of intensive reading ability increased to 90, which means it had exceeded the Minimum Competency Criteria (KKM). Thus, the use of picture story media has proven effective in improving the intensive reading ability of third-grade students of Ketegan Elementary School.

Referensi

Aini, R., & Wijayanti, S. (2023). Pengaruh media visual terhadap pemahaman bacaan siswa sekolah dasar pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Primary Education Journal, 7(1), 40–48.

Ariyanti, D. (2020). Rendahnya kemampuan memahami teks dalam pembelajaran Bahasa Indonesia siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 4(2), 112–122.

Azizah, U., & Prasetyo, H. (2021). Penerapan Penelitian Tindakan Kelas dalam peningkatan keterampilan membaca siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan & Evaluasi, 8(2), 78–87.

Febrianti, M. (2023). Membaca intensif sebagai fondasi penguatan literasi dasar pada siswa sekolah dasar. Jurnal Literasi Anak, 5(1), 55–66.

Husna, S., & Arifin, Z. (2022). Pentingnya inovasi media pembelajaran dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar. Jurnal Inovasi Pembelajaran, 3(2), 91–104.

Kemendikbudristek. (2022). Panduan Penguatan Literasi dalam Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jakarta: Kemendikbudristek.

Lestari, A., & Suryana, D. (2023). Penerapan literasi visual melalui cerita bergambar untuk meningkatkan pemahaman bacaan siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Cendekia, 8(1), 23–35.

Penguatan Literasi Siswa di Sekolah Dasar dalam Era Kurikulum Merdeka. (2024). Jakarta: Direktorat SD, Kemendikbudristek.

Rahmatika, T. (2022). Penerapan literasi membaca dalam Kurikulum Merdeka pada jenjang sekolah dasar. Journal of Elementary Literacy, 6(3), 211–219.

Wulandari, S., & Pratama, R. (2021). Pengaruh membaca intensif terhadap kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Jurnal Kajian Pembelajaran Bahasa, 12(2), 101–109.

Yuliani, R., & Putra, A. (2019). Pendayagunaan media bergambar untuk mendukung keterampilan membaca siswa kelas rendah sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Anak, 5(1), 66–74.

Unduhan

Diterbitkan

2025-04-28

Cara Mengutip

Meningkatkan Kemampuan Membaca Intensif pada Siswa Kelas III SDN Ketegan melalui Cerita Bergambar pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia. (2025). Pengenalan Lapangan Persekolahan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 2(1), 101-106. https://doi.org/10.55732/pyz09x25