Meningkatkan Hasil Belajar Operasi Penjumlahan Siswa Kelas I SD Negeri Ketegan Dengan Menggunakan PAPINKA (Papan Pintar Matematika)
DOI:
https://doi.org/10.55732/z6bzj519Keywords:
Media Konkret, Operasi Penjumlahan, PAPINKA, Partisipasi Aktif, PTK, STADAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dan partisipasi aktif siswa kelas I SD Negeri Ketegan pada materi operasi penjumlahan melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) yang diintegrasikan dengan media konkret PAPINKA (Papan Pintar Matematika). Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model DDAER (Diagnosis, Design, Action and Observation, Evaluation, Reflection) yang dilaksanakan dalam dua siklus terhadap 19 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada Siklus I, dengan penerapan Problem-Based Learning tanpa media PAPINKA, tingkat ketuntasan belajar siswa baru mencapai 68,42%. Setelah dilakukan perbaikan tindakan pada Siklus II melalui penerapan model STAD berbantuan media PAPINKA, ketuntasan klasikal meningkat secara signifikan menjadi 89,47% dengan nilai rata-rata evaluasi 86,32, disertai peningkatan partisipasi aktif siswa dalam kegiatan pembelajaran.
This study aims to improve the learning outcomes and active participation of first-grade students of Ketegan State Elementary School on the material of addition operations through the application of the Student Teams Achievement Division (STAD) cooperative learning model integrated with the concrete media PAPINKA (Mathematics Smart Board). This study uses a Classroom Action Research (CAR) approach with the DDAER model (Diagnosis, Design, Action and Observation, Evaluation, Reflection) which is implemented in two cycles on 19 students. The results of the study show that in Cycle I, with the application of Problem-Based Learning without PAPINKA media, the level of student learning completeness only reached 68.42%. After corrective actions were carried out in Cycle II through the application of the STAD model assisted by PAPINKA media, classical completeness increased significantly to 89.47% with an average evaluation value of 86.32, accompanied by an increase in student active participation in learning activities.
References
Ali, A. M. (2023). Analisis Penggunaan Media Konkret Dalam Pembelajaran Matematika Kelas 2 Materi Pengukuran Di Sd Supriyadi 02 Kota Semarang. Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 9(2), 4140 - 4150. https://doi.org/10.36989/didaktik.v9i2.1086
A Tri Wahyudi, Ika Ratih Sulistiana, & Muhammad Sulistiono. (2023). Pengembangan Media Pembelajaran Papan Penjumlahan dan Pengurangan Pada Materi Penjumlahan dan Pengurangan Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas 1 Di MI Al-ahsan Mendalanwangi Wagir. Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 5 (3), 437-445. https://jim.unisma.ac.id.
Hesti Dwi Soviawati, Hendrik Pandu Paksi, & Sutaji. (2023). Upaya Peningkatan Hasil Belajar Materi Operasi Hitung Penjumlahan Melalui Media Papan POT Jurangn Pada Siswa Kelas 1 SDN Sukowati. Jurnal Elementary, 6 (2), 1-5. https://journal.ummat.ac.id.
Indrawati, R. M. (2013). Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar Materi Peristiwa Sekitar Proklamasi Melalui Bermain Peran. Journal of Elementary Education, 2 (1), 15-22. http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/19177.
July Antika, & Nur Khofifah Siregar. (2022). Analisis Masalah dan Kesulitan Belajar Materi Operasi Penjumlahan dan Pengurangan pada Siswa Kelas I di MIN 9 Medan. Edu Society Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 419 426. https://doi.org/10.56832/edu.v2i1.166
Kartika Dian Ayuningrum, Qoriati Mushafanah, & Siti Kusniati. (2023). Penerapan Model Problem Based Learning Berbantuan Media Papan Jurang Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Pada Siswa Kelas II SDN Karanganyar Gunung 02. Majalah Lontar, 35(1), 51-57. https://doi.org/10.26877/jml.v35i1.18745.g8187.
Nadziroh, Chairiyah, & Wachid Pratomo. (2018). Hak Warga Negara Dalam Memperoleh Pendidikan Dasar Di Indonesia. Tri Hayu: Jurnal Pendidikan Ke-SD-an, 4 (3), 400-405. https://10.30738/trihayu.v4i3.2602
Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2004 Tentang Standar Nasional pendidikan diakses pada tanggal 7 Juli 2024 dari https://www. regulasip.id
Saring. (2023). Peningkatan Motivasi Belajar Siswa Melalui Kreativitas dan Kompetensi Pedagogik Guru . Edusifa: Jurnal Pendidikan Islam, 9(2), 168–173. https://doi.org/10.56146/edusifa.v9i2.136
Sinaga, Tiurlan. (2017). Upaya Peningkatan Prestasi Belajar Matematika Tentang Penjumlahan Dan Pengurangan Dengan Menggunakan Media Konkret Pada Siswa Kelas IA SD N 105292 Kec. Percut Sei Tuan. ESJ: Jurnal Kajian Pendidikan dan Pendidikan Dasar, 7 (2), 308-312. https://doi.org/10.24114/esjpgsd.v7i2.7279
Sulastri, S., Fitria, H., & Martha, A. (2020). Kompetensi Profesional Guru dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan. Journal of Education Research, 1(3), 258–264. https://doi.org/10.37985/jer.v1i3.30
Abrori, A. N., Sumadi, C. D., Telang, J. R., Kamal, K., Bangkalan, K., Jawa, P., & Kode, T. (2023). Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Terhadap Keaktifan Belajar Siswa Kelas 2 SDN Morkoneng 1. Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan, 1(4), 296–315. https://doi.org/10.55606/lencana.v1i4.2385
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Pengenalan Lapangan Persekolahan Pendidikan Guru Sekolah Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

