Kemampuan Mengelompokkan Benda melalui Kartu Bergambar pada Pembelajaran Matematika Kelas 1 SDN Ketegan
DOI:
https://doi.org/10.55732/c1nwdk04Keywords:
Kartu Bergambar, Klasifikasi Benda, Matematika Kelas 1 SD, Penelitian Tindakan KelasAbstract
Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan siswa kelas 1 SDN Ketegan dalam mengelompokkan benda, terutama berdasarkan kriteria ganda, yang dibuktikan dengan hasil pra-siklus sebesar 42% ketuntasan klasikal. Tujuan utama penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan mengelompokkan benda siswa melalui penerapan media Kartu Bergambar dalam pembelajaran Matematika. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing meliputi tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 19 siswa kelas 1 SDN Ketegan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan. Nilai rata-rata kemampuan mengelompokkan meningkat dari 58 (Pra-Siklus) menjadi 68 (Siklus I), dan mencapai 90 pada Siklus II. Persentase ketuntasan klasikal meningkat tajam dari 42% (Pra-Siklus) menjadi 90% pada Siklus II, yang telah melampaui indikator keberhasilan penelitian (80%). Dengan demikian, penggunaan media Kartu Bergambar terbukti efektif dan berhasil meningkatkan kemampuan mengelompokkan benda pada siswa kelas 1 SDN Ketegan.
This research is a Classroom Action Research (CAR) motivated by the low ability of 1st-grade students at SDN Ketegan to classify objects, particularly based on multiple criteria, evidenced by the pre-cycle classical completeness result of 42%. The main objective of this study is to enhance students' object classification ability through the application of Picture Cards media in Mathematics learning. The research was conducted in two cycles, each cycle including the planning, acting, observing, and reflecting stages. The research subjects were 19 first-grade students at SDN Ketegan. The results showed a significant improvement. The average score for classification ability increased from 58 (Pre-Cycle) to 68 (Cycle I), and reached 90 in Cycle II. The percentage of classical completeness sharply increased from 42% (Pre-Cycle) to 90% in Cycle II, which surpassed the research success indicator (80%). Thus, the use of Picture Cards media proved effective and successful in improving the object classification ability of 1st-grade students at SDN Ketegan.
References
Hamalik, O. (2019). Proses Belajar Mengajar. Bandung: Bumi Aksara.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2021). Buku Panduan Guru Matematika untuk Sekolah Dasar Kelas I (Kurikulum Merdeka). Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2021). Buku Siswa Matematika untuk Sekolah Dasar Kelas I (Kurikulum Merdeka). Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2021). Capaian Pembelajaran Fase A – Matematika. Jakarta: Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP).
Piaget, J. (1972). The Psychology of the Child. New York: Basic Books.
Sanjaya, W. (2021). Penelitian Tindakan Kelas: Strategi untuk Meningkatkan Kinerja Guru dan Siswa. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Susanto, A. (2013). Teori Belajar dan Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jakarta: Kencana Prenada Media.
Suyanto, Slamet. (2005). Pembelajaran pada Anak Usia Dini. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Pengenalan Lapangan Persekolahan Pendidikan Guru Sekolah Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

