Desain Alat Untuk Mengurangi Risiko Musculoskeletal Disorder (MSDs) Pada Pekerja yang Memoles Logam Menggunakan Metode Rula
DOI:
https://doi.org/10.55732/pkp9ec81Kata Kunci:
Ergonomi, RULA, Pemolesan Logam, Risiko MusculoskeletalAbstrak
Pekerjaan pemolesan logam chrome merupakan aktivitas yang berulang dan memerlukan postur tubuh yang kurang ergonomis, sehingga berisiko tinggi menimbulkan gangguan musculoskeletal disorders (MSDs). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi postur kerja pekerja divisi pemolesan logam di CV. Jaya Makmur menggunakan metode Rapid Upper Limb Assessment (RULA), serta merancang alat bantu berupa meja kerja ergonomis untuk menurunkan tingkat risiko tersebut. Data dikumpulkan dari data yang sudah ada di perusahaan dan melalui observasi langsung terhadap tiga pekerja dan dianalisis berdasarkan pengukuran sudut tubuh saat bekerja. Hasil penilaian menunjukkan bahwa skor RULA berada pada tingkat 6, yang mengindikasikan perlunya intervensi segera terhadap kondisi kerja. Keluhan pekerja yang dominan dirasakan meliputi nyeri pada punggung dan leher. Sebagai solusi, desain meja kerja ergonomis dengan menyesuaikan postur tubuh pekerja, sehingga diharapkan dapat memperbaiki postur kerja, mengurangi keluhan MSDs, serta meningkatkan kenyamanan dan produktivitas kerja.
Chrome metal polishing is a repetitive activity and requires a less ergonomic posture, thus having a high risk of causing musculoskeletal disorders (MSDs). This study aims to evaluate the working posture of workers in the metal polishing division at CV. Jaya Makmur is using the Rapid Upper Limb Assessment (RULA) method and designing an ergonomic workbench to reduce risk. Data was collected from existing company data and through direct observation of three workers and analyzed based on measurements of body angles while working. The assessment results showed that the RULA score was at level 6, indicating the need for immediate intervention to address working conditions. The dominant complaints from workers included back and neck pain. As a solution, an ergonomic workbench design that adjusts to the workers' posture is expected to improve work posture, reduce MSD complaints, and increase work comfort and productivity.
Referensi
Andriani, M. and Subhan, S. (2016) ‘Perancangan Peralatan Secara Ergonomi untuk Meminimalkan Kelelahan di Pabrik Kerupuk’, in Prosiding Semnastek.
Anjani, R.D. et al. (2021) ‘Perancangan Alat Bantu Kerja dengan Menggunakan Metode Antropometri dan Material Selection Pada Industri Sepatu’, Jurnal Teknologi, 13(1). Available at: https://doi.org/https://doi.org/10.24853/jurtek.13.1.15-24.
Septiyana, M. (2018) Analisis Penerapan Lean Six Sigma Pada Prpses Pengamplasan di Perusahaan Jasa Krom. Universitas Widyatama.
Setiawan, D., Hunusalela, Z.F. and Nurhidayati, R. (2021) ‘Usulan Perbaikan Sistem Kerja di Area Gudang Menggunakan Metode Rula dan Owas di Proyek Pembangunan Jalan Tol Cisumdawu Phase 2 PT Wijaya Karya (Persero) Tbk’, JATI UNIK Jurnal Ilmiah Teknik dan Manajemen Industri, 4(2). Available at: https://doi.org/10.30737/jatiunik.v4i2.999.
Taofik, I.M. and Mauluddin, Y. (2015) ‘Evaluasi Ergonomi Menggunakan Metode Rula (Rapid Upper Limb Assessment) untuk Mengidentifikasi Alat Bantu Pada Mesin Roasting Kopi’, Jurnal Kalibrasi, 13(1). Available at: https://doi.org/https://doi.org/10.33364/kalibrasi/v.13-1.204.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Nusantara Technology and Engineering Review

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.