Pentas Seni Anak-Anak dalam Memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia sebagai Sarana Pemberdayaan Komunitas

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.55732/ra348651

Kata Kunci:

Participatory Action Research (PAR), Pemberdayaan komunitas, Pentas seni

Abstrak

Peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia di RT 03 Desa Banjarbendo dilaksanakan melalui penyelenggaraan pentas seni yang digagas bersama oleh warga setempat. Kegiatan ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) dan Service-Learning (SL). Melalui PAR, masyarakat terlibat aktif sejak tahap identifikasi kebutuhan, perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Sementara itu, SL memberikan mahasiswa kesempatan untuk belajar melalui keterlibatan langsung, refleksi, dan pelayanan kepada masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kreativitas, rasa percaya diri, dan keberanian anak-anak dalam menampilkan potensi seni mereka. Selain itu, kegiatan ini memperkuat solidaritas sosial, mempererat hubungan antarwarga, serta menumbuhkan kebanggaan terhadap budaya lokal. Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran reflektif yang menghubungkan teori dengan praktik. Dengan demikian, pentas seni tidak hanya berfungsi sebagai perayaan, tetapi juga sebagai instrumen pemberdayaan komunitas dan pembelajaran transformatif.

The commemoration of the 80th anniversary of the Republic of Indonesia in RT 03, Banjarbendo Village, was carried out through an arts performance jointly initiated by residents. This activity used a Participatory Action Research (PAR) and Service-Learning (SL) approach. Through PAR, the community was actively involved from the need’s identification stage, through planning, implementation, and evaluation. Meanwhile, SL provided students with the opportunity to learn through direct involvement, reflection, and service to the community. The results of the activity showed an increase in creativity, self-confidence, and courage in children in showcasing their artistic potential. In addition, this activity strengthened social solidarity, strengthened relationships between residents, and fostered pride in local culture. This activity served as a means of reflective learning that connected theory with practice. Thus, the arts performance functioned not only as a celebration but also as an instrument for community empowerment and transformative learning.

Referensi

Capella-Peris, C. et al. (2021) ‘Social, Personal, and Innovative Competencies Effect of Service-Learning in Physical Education Teacher Education: A Mixed-Methods Analysis’, Frontiers in Education, 6. Available at: https://doi.org/10.3389/feduc.2021.757483.

Hariyanto, W.E. et al. (2025) ‘Pemanfaatan dan Penanaman Tanaman Obat Keluarga untuk Mendukung Kesehatan Warga di Lingkungan Rumah’, Nusantara Community Empowerment Review, 3(2), pp. 217–223. Available at: https://doi.org/10.55732/dn2ayf17.

Husna, U. (2021) ‘Optimalisasi Potensi, Minat dan Bakat Anak-Anak Desa Kinciran untuk Kemajuan Potensi SDM di Desa Kinciran’, Griya Cendikia, 6(1), pp. 52–59. Available at: https://doi.org/10.47637/griya-cendikia.v6i1.28.

Salsabila, D.U. et al. (2025) ‘Penyediaan Papan Informasi di Dermaga Depo Pasar Ikan Sidoarjo sebagai Sarana Literasi Wisata Religi Dewi Sekardadu’, Nusantara Community Empowerment Review, 3(2), pp. 224–229. Available at: https://doi.org/10.55732/wh0ayq47.

Sanjaya, I.W.W. et al. (2024) ‘Pelatihan Pembuatan dan Pengelolaan Website untuk Remaja Dusun Terban (FRISTA) di Era Digitalisasi’, Tintamas: Jurnal Pengabdian Indonesia Emas, 1(1), pp. 9–19. Available at: https://doi.org/10.53088/tintamas.v1i1.1026.

Sari, P.N.L. et al. (2024) ‘Gelar Pentas Seni Sebagai Bentuk Memperingati HUT ke 78 Republik Indonesia Desa Suko Kecamatan Sukodono Kabupaten Sidoarjo’, Economic Xenization Abdi Masyarakat (EXAM), 2(1).

Sifa, N.N. et al. (2023) ‘Menumbuhkan Rasa Komitmen Kebangsaan dalam Perayaan Hut RI Ke-78 Desa Bongas, Subang’, in Proceedings UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Diterbitkan

2026-01-15

Cara Mengutip

Pentas Seni Anak-Anak dalam Memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia sebagai Sarana Pemberdayaan Komunitas. (2026). Nusantara Community Empowerment Review, 4(1), 48-53. https://doi.org/10.55732/ra348651