Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Bekam: Strategi Membangun Ekonomi Mandiri Berbasis Kearifan Lokal
DOI:
https://doi.org/10.55732/ff0mjd52Keywords:
Ekonomi mandiri, Kearifan lokal, Pelatihan bekam, Pemberdayaan masyarakatAbstract
Program pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan bekam merupakan upaya strategis dalam membangun ekonomi mandiri berbasis kearifan lokal yang dilaksanakan oleh mahasiswa pengabdi Universitas Teknologi Surabaya kepada ibu-ibu PKK RW 06 Dusun Gedel, Kelurahan Karangpoh, Surabaya. Tujuan program adalah mengintegrasikan pelestarian kearifan lokal dengan pengembangan keterampilan kewirausahaan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Metode Service Learning digunakan dengan melibatkan 30 peserta yang dipilih secara purposive sampling, melalui tahapan persiapan, pelatihan teori, dan praktik langsung. Hasil program menunjukkan tingkat pemahaman teori mencapai 85%, kemampuan praktik 90%, dan peningkatan pengetahuan sebesar 70% berdasarkan pre-test dan post-test. Aspek kewirausahaan menunjukkan 80% peserta tertarik mengembangkan usaha bekam dengan potensi pendapatan Rp 1.500.000 - Rp 3.000.000 per bulan menggunakan modal awal relatif kecil. Program ini berhasil menciptakan model pemberdayaan berkelanjutan yang mengintegrasikan nilai tradisional dengan pendekatan bisnis modern, berkontribusi pada pelestarian budaya, penyediaan layanan kesehatan alternatif, dan menciptakan multiplier effect ekonomi di masyarakat.
The community empowerment programme through cupping training is a strategic effort in building an independent economy based on local wisdom implemented by KKN students at Surabaya University of Technology to PKK RW 06 Dusun Gedel, Karangpoh Village, Surabaya. The programme aims to integrate the preservation of local wisdom with the development of entrepreneurial skills to improve the economic welfare of the community. The Service-Learning method was used by involving 30 participants selected by purposive sampling, through the stages of preparation, theoretical training, and hands-on practice. The results of the program showed that the level of theoretical understanding reached 85%, practical skills 90%, and an increase in knowledge of 70% based on pre-test and post-test. The entrepreneurial aspect showed that 80% of participants were interested in developing a cupping business with a potential income of IDR 1,500,000 - IDR 3,000,000 per month using a relatively small initial capital. The programme succeeded in creating a sustainable empowerment model that integrates traditional values with modern business approaches, contributes to cultural preservation, provides alternative health services, and creates economic multiplier effects in the community.
References
Aini, D.F.Q., Oktavia, W. and Widada, W. (2024) ‘Hubungan Sains dengan Hadits pada Bekam (Hijamah)’, Scientific Proceedings ofIslamic and Complementary Medicine, pp. 44–50.
Arianto, M.F. et al. (2025) ‘Pelatihan dan Pengabdian Pembuatan Mochi sebagai Upaya Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Desa’, Nusantara Community Empowerment Review, 3(1), pp. 1–6. Available at: https://doi.org/10.55732/ncer.v3i1.1535.
BPS (2025) Penyedia Data Statistik Berkualitas Untuk Indonesia Maju.
Kusnanto et al. (2024) ‘Transformasi Sosial-Ekonomi di Masyarakat Pedalaman : Integrasi Teknologi dan Ketahanan Pendidikan Menengah Kebawah’, Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial, 10(2), pp. 192–202.
Leuhery, F. et al. (2023) ‘Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Sebagai Uapaya Pengentasan Kemiskinan’, Communnity Development Journal, 1(4), pp. 8273–8277.
Limonu, M. et al. (2024) ‘Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui Pelatihan Pengolahan Saus Tomay dan Cabai di Desa Wonggahu Kecamatan Paguyaman’, Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Pertanian, 3(1), pp. 102–106.
Mannahali, M. et al. (2024) ‘Pemberdayaan Ekonomi : Pelatihan Kewirausahaan dan Keterampilan untuk Masyarakat Pedesaan’, ININNAWA: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 02(02), pp. 294–300.
Putri, Y.A. and Sofa, D.M. (2025) ‘Penentuan Harga Produk dalam Upaya Meningkatkan Loyalitas Pelanggan’, Praktek Kerja Lapang Akuntansi, 1(2), pp. 88–96.
Saputri, M.A. et al. (2025) ‘Srategi Pengentasan Kemiskinan : Tantangan dan Peluang dalam Mewujudkan SDGs di Indonesia’, ENTITA: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Ilmu-Ilmu Sosial [Preprint].
Sofa, D.M. et al. (2025) ‘Pendampingan Sekolah Orang Tua Hebat ( SOTH ): Upaya Pemberdayaan Masyarakat untuk Meningkatkan Konsep Diri Positif dan Pola Pengasuhan Efektif di Dukuh Pakis Surabaya’, Eastasouth Journal of Positive Community Services, 3(3), pp. 161–169. Available at: https://doi.org/10.58812/ejpcs.v3i03.
Syarifah Gustiawati Mukri (2022) ‘Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui Program Desa Wisata Pertanian Berbasis Kecakapan Hidup dan Pendidikan Kewirausahaan’, Salam: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i, 9(3), pp. 717–732. Available at: https://doi.org/10.15408/sjsbs.v9i3.25971.
Wicaksono, A., Sofa, D.M. and Iswanto, D. (2024) ‘Pelatihan Administrasi Keuangan dan Kesekretariatan Bagi Generasi Z di Wilayah Sidoarjo’, Nusantara Community Empowerment Review, 2(2), pp. 73–79.
Yuniarsih, Y. and Risdayah, E. (2021) ‘Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui Home Industry’, Tamkin: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam, 6(3), pp. 337–356.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nusantara Community Empowerment Review

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
