Peran Mahasiswa dalam Upaya Pelestarian Nilai Kebudayaan melalui Pendidikan Seni Tradisional dan Kerajinan Kreatif
DOI:
https://doi.org/10.55732/m0fnjf24Keywords:
Ecoprint Kreatif, Pelestarian Budaya Lokal, Tari TradisionalAbstract
Kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Kali Tengah bertujuan untuk melestarikan nilai-nilai kebudayaan lokal melalui pendekatan edukatif dan kreatif. Program ini difokuskan pada dua kegiatan utama, yaitu pelatihan tari tradisional dan pembuatan kerajinan tangan berbasis teknik ecoprint. Salah satu bentuk pelestarian budaya diwujudkan melalui pengenalan Tari Kepis Ronjot, sebuah tarian yang merepresentasikan kehidupan nelayan di wilayah pesisir Sidoarjo. Tarian ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan, tetapi juga sebagai media edukasi yang mengandung nilai-nilai kearifan lokal. Selain itu, kegiatan kerajinan tangan dilakukan dengan mengajarkan teknik ecoprint metode pounding, yang dipilih karena praktis, efisien, dan memanfaatkan bahan alami seperti daun dan bunga untuk menghasilkan motif pada kain. Hasil wawancara, observasi, dan studi dokumentasi menunjukkan adanya respons positif dan antusiasme tinggi dari masyarakat, khususnya anak-anak yang memiliki semangat besar dalam mempelajari keterampilan baru. Program ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya pelestarian budaya serta mendorong pemanfaatan sumber daya alam secara kreatif, inovatif, dan berkelanjutan.
Community service activities in Kali Tengah Village aim to preserve local cultural values through an educational and creative approach. The program focuses on two main activities: traditional dance training and ecoprint-based handicrafts. One form of cultural preservation is realized through the introduction of the Kepis Ronjot Dance, a dance that represents the life of fishermen in the coastal areas of Sidoarjo. This dance serves not only as a means of entertainment but also as an educational medium containing local wisdom values. In addition, handicraft activities are carried out by teaching the pounding ecoprint technique, which was chosen because it is practical, efficient, and utilizes natural materials such as leaves and flowers to create motifs on fabric. The results of interviews, observations, and documentation studies showed a positive response and high enthusiasm from the community, especially children who are eager to learn new skills. This program is expected to foster collective awareness of the importance of cultural preservation and encourage the creative, innovative, and sustainable use of natural resources.
References
Alviansyah, M.V.N. et al. (2025) ‘Pendampingan Dokumentasi Kegiatan 17 Agustus sebagai Penguat Semangat Gotong Royong dan Nasionalisme’, Nusantara Community Empowerment Review, 3(2), pp. 294–298. Available at: https://doi.org/10.55732/f5bvyc95.
Darma Liana Asyiah Lubis et al. (2025) ‘Peran Bahasa Batak Toba dalam Pelestarian Pengetahuan Tradisional’, PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora, 4(4), pp. 5459–5465. Available at: https://doi.org/10.56799/peshum.v4i4.9205.
Dikarsa, A.A. et al. (2025) ‘Keraton Yogyakarta Sebagai Pusat Pendidikan dan Pelestarian Seni Tradisional’, Citizen: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, 5(4), pp. 1237–1240. Available at: https://doi.org/10.53866/jimi.v5i4.998.
Hidayatu Munawaroh, Agus Sriyanto and Dimas Setiaji Prabowo (2025) ‘Pelestarian Kesenian Tradisional Anggun (Angklung Gunung) dalam Menumbuhkan Karakter Cinta Tanah Air Anak Usia Dini’, Asghar: Journal of Children Studies, 5(1), pp. 15–24. Available at: https://doi.org/10.28918/asghar.v5i1.10473.
Pratama, F.A. et al. (2025) ‘Pelatihan Batik Tulis: Strategi Pengembangan Batik Sukma sebagai Ikon Budaya Lokal’, Nusantara Community Empowerment Review, 3(2), pp. 288–293. Available at: https://doi.org/10.55732/py46f695.
Sasono, I.H. and Setiawan, S. (2023) ‘Transformasi Seni Karawitan di Era Digital dan Pelestarian dalam Perkembangan Teknologi’, Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual, 8(4), pp. 1102–1110. Available at: https://doi.org/10.28926/briliant.v8i4.2233.
Taufik, H. et al. (2023) ‘Implementasi Pelatihan Tari Tradisional Rentak Bulian dalam Upaya Pelestarian dan Penumbuhan Nilai Karakter di Kelurahan Air Molek 1, Provinsi Riau’, Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 3(2), pp. 469–476. Available at: https://doi.org/10.54082/jippm.172.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nusantara Community Empowerment Review

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
