KAJIAN TANAH ENDAPAN PERAIRAN SEBAGAI MEDIA TANAM PERTANIAN KOTA

Dwi Haryanta, Mochammad Thohiron, Bambang Gunawan

Abstract


Pendangkalan  sungai, selokan, waduk di daerah perkotaan  merupakan masalah karena menjadi penyebab banjir. Pemerintah setiap tahun  melakukan pengerukan terhadap endapan peraiaran agar aliran air lancar. Banyaknya  lumpur tanah endapan hasil pengerukan perairan menjadi limbah yang harus dicarikan tempat pembuagan agar tidak menyebabkan lingkungan menjadi kumuh. Pengembangan pertanian perkotaan yang membutuhkan media tanam tanah selama ini memakai tanah taman yang didatangkan dari luar kota. Masyarakat harus mengeluarkan dana untuk memberi tanah taman.

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kemungkinan pemanfaatan tanah lumpur endapan perairan yang selama ini menjadi limbah yang merugikan sebagai pengganti media tanam tanaman pertanian kota yang selama ini didatangkan dari luar kota. Penelitian dilakukan dengan melakukan survei gambaran kondisi tanah lumpur endapan perairan di Surabaya. Sampel diambil dengan menggunakan metode acak memilih, yaitu memilih kondisi lingkungan tempat dan kondisi tanah yang memang memungkinan untuk media tanam. Pengamatan sampel terhadap variabel-variabel PH, warna, struktur, tekstur, kandungan bahan organik, Nitrogen (N-total), K2O dan P2O5.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua lumpur tanah endapan peraiaran bertekstur lempungan dengan kandungan liat berkisar 89,87-92,14%, kandungan bahan organik berkisar antara 5,96-7,60%, kandungan Ntotal berkisar antara 0,09-0,13%, kandungan K2O berkisar antara 0,88-1,12%, dan kandungan P2O5 berkisar antara 2,08-2,44%. Warna tanah hitam keabu-abuan – hitam. Struktur tanah remah sampai bantat.Tanah lumpur endapan selokan perumahan yang paling remah dan lumpur endapan waduk yang paling bantat. Dari sifat fisik dan kandungan bahan tanah lumpur edapan selokan paling mungkin digunakan sebagai media tanam pengganti tanah taman yang selama ini didatangkan dari luar kota.

Keywords


tanah lumpur endapan perairan, media tanam, pertanian kota

Full Text:

PDF

References


Adiningsih, J. 2000. Peranan Bahan Organik Tanah dalam Sistem Usaha Tani Konservasi. Pusat penelitian dan Pengembangan Peternakan. Jakarta.

Dahlan EN. 2002. Hutan Kota untuk Pengelolaan dan Peningkatan Kualitas Lingkungan Hidup. Jakarta: Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia.

Darmawan. 2011. Perlunya Cadangan Hutan Kota di Bangka Barat. Bangkapos: http://bangka.tribunnews.com/2011/07/28/perlunya-cadangan-hutan-kota-di-bangka-barat

Foster, G.R., Meyer, L.D., 1977, Mathematical simulation of upland erosion by fundamental erosion mechanics, Present and Prospective Technology for Predicting Sediment Yields and Sources, USDA Agricultural Service, Washington, DC, pp, 190– 207,

Foth, H.D. 1991. Dasar-Dasar Ilmu Tanah. Terjemahan oleh Endang D.P.L., Dwi Retno, dan R. Trimulatsih. Gadjahmada University Press. Yogyakarta.

Hakim, N., Y.M. Nyakpa, M.A. Lubis, G.S. Nogroho, Saul R.M., Diha A.M., Hong B.G., dan Bailey N.H. 1986. Dasar-Dasar Ilmu Tanah. Universitas Lampung. Lampung

Hardjowigeno, S. 1995. Ilmu Tanah. PT Media Tama Sarana Perkasa. Jakarta.

Rizani, D. 2017. Memanfaatkan Lumpur Dan Air Comberan Sebagai Nutrisi Tanaman (Black Bio Fertilizer - BBF) http://www.belajarbarengberkebun.com/2017/07/ kandungan-nutrisi-dan-manfaat-lumpur.html

Samsoedin, I & Subiandono E. 2007. Pembangunan dan Pengelolaan Hutan Kota. Prosiding Ekspose Hasil-Hasil Penelitian

Sarief. 1989. Kesuburan dan Pemupukan Tanah Pertanian. Pustaka Buana. Bandung.

SNI.2004. Standar Kualitas Kompos. http://www.pu.go.id/balitbang/sni/buat%20web/ RSNI%20CD/ABSTRAKS/Cipta%20Karya/PERSAMPAHAN/SPESIFIKASI/SNI%2019-7030-2004.pdf.

Soepraptohardjo. M. 1976. Jenis Tanah di Indonesia, Seri 3 C Klasifikasi Tanah. Training Pemetaan Tanah 1976-1977.Lembaga Penelitian Tanah, Bogor. hlm 16.

Sudarto.1979. Pengaruh Pemeliharaan Ikan Koan (Ctenopharyngodon idella) dan Ikan Nila(Tilapia nilotica) terhadap Pertumbuhan Net Plankton pada Perairan yang Ditanami Gulma Air dan Diberi Pakan Hydrilla. Tesis. Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor.

Sutanto, R. 2002. Penerapan Pertanian Organik. Pemasyarakatan & Pengembangannya Penerbit Kanisius. Yogyakarta.

Yusdiana, DH; Marwanto, SH; Kanastri, G; dan Permanasari, DA. 2000. Pemanfaatan Campuran Lumpur Selokan dan Lumpur Kolam Sebagai Media Tumbuh Tanaman Hortikultura secara Vertikal untuk Pertanian Kota. Buletin Penalaran Mahasiswa UGM. Volume 7, 1 Oktober 2000. Hal. 25-28

Yuwono Dipo. 2005. Kompos. Seri Agritekno. Jakarta. Jurnal Sains dan Teknologi 7 (2), September 2008: 58-61






__________________________________________________________________________________________________________________________

Journal of Research and Technology by Jurnal Teknik Unusida is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License. Based on a work at http://journal.unusida.ac.id. E-ISSN: 2477 - 6165, P-ISSN: 2460 - 5972

Sponsored by:     Creative Commons License