UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKn MATERI SISTEM PEMERINTAHAN INDONESIA MENGGUNAKAN METODE INKUIRI SISWA DI KELAS VI-B

Tiraya Pakpahan

Abstract


Pada proses pembelajarannya menekankan pada pemberian pengalaman langsung untuk mengembangkan kompetensi agar menjelajahi dan memahami alam sekitar secara ilmiah. Pendidikan PKn diarahkan untuk inkuiri dan berbuat sehingga dapat membantu peserta didik untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang alam sekitar.

         Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yaitu penelitian yang dilakukan oleh guru di dalam kelasnya sendiri melalui refleksi diri dengan tujuan untuk memperbaiki kinerjanya sebagai guru, sehingga hasil belajar siswa semakin meningkat. Subyek penelitian adalah siswa kelas VI-B   SDN Medaeng II  Kecamatan Waru  dengan jumlah siswa 30 orang, jumlah siswa laki-laki sebanyak 16 orang dan jumlah siswa perempuan sebanyak 14 orang.   

            Berdasarkan hasil studi awal ternyata hanya 36,7% (11 siswa) mencapai kriteria ketuntasan belajar sedangkan 63,3% (19 siswa) belum mencapai ketuntasan belajar. Hasil pelaksanaan siklus I diketahui jumlah siswa yang memperoleh nilai di atas ketuntasan minimal individu atau ≥ 76 adalah 16 (53,3%) siswa, dan jumlah siswa yang memperoleh nilai di bawah kriteria ketuntasan minimal (KKM) individu atau < 76 adalah 14 (46,7%) siswa. Jika dibandingkan dengan kriteria ketuntasan minimum kelas (KKM) sebesar ≥ 80%, maka persentase ketuntasan kelas pada siklus I sebesar 53,3% menunjukkan bahwa siswa kelas VI SDN Medaeng II  Kecamatan Waru  belum tuntas belajar. Melihat kekurangan yang terjadi pada siklus I, guru memperbaiki kinerjanya pada siklus II dan hasilnya terjadi peningkatan hasil belajar siswa. Hal ini ditunjukkan oleh hasil analisis data evaluasi akhir siklus II, diketahui jumlah siswa yang memperoleh nilai di atas kriteria ketuntasan minimal (KKM) individu atau ≥ 76 adalah 28 (93,3%) siswa, dan jumlah siswa yang memperoleh nilai di bawah kriteria ketuntasan minimal (KKM) individu atau < 76 adalah 2 (6,7%) siswa. Jika dibandingkan dengan kriteria ketuntasan minimal (KKM) kelas sebesar ≥ 80%, maka persentase ketuntasan kelas pada siklus II sebesar 93,3% menunjukkan bahwa siswa kelas VI-B  SDN Medaeng II  Kecamatan Waru  telah tuntas belajar.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.